BANTUL — Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, SMP N 3 Imogiri bergerak cepat melakukan langkah strategis dengan menyelenggarakan agenda Review Kurikulum Terbaru. Pertemuan krusial yang bertujuan menyelaraskan mutu pendidikan ini dilaksanakan dengan suasana hangat dan kondusif di Griya Dahar Bu Darni Resto, Nawungan, Selopamioro.
Agenda ini dirancang untuk meninjau, mengevaluasi, serta menyempurnakan draf kurikulum satuan pendidikan agar implementasinya di kelas nanti benar-benar relevan dengan kebutuhan siswa, perkembangan regulasi, serta potensi kearifan lokal.
Dihadiri Pengawas Dinas Dikpora Bantul dan Lintas Sektoral
Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Pembina SMP sekaligus Pengawas Dinas Dikpora Kabupaten Bantul, Bapak Ramea Agus Purnama, M.Pd. Kehadiran beliau memberikan penguatan substantif dan arahan regulasi agar kurikulum yang disusun SMP N 3 Imogiri senantiasa adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan nasional.
Selain dari unsur kedinasan, peninjauan ini juga melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen eksternal dan tokoh masyarakat sekitar sekolah, di antaranya:
Bapak Herwibowo selaku Ketua Komite Sekolah.
Perwakilan Paguyuban Orang Tua (POT) siswa.
Bapak Drs. Sugeng selaku Lurah Kelurahan Selopamioro.
Bapak Kaum (tokoh agama/masyarakat setempat).
Kehadiran jajaran tokoh masyarakat dan perwakilan orang tua ini menjadi wujud nyata sinergi kemitraan dalam mengawal arah kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kemajuan serta pembentukan karakter peserta didik.
Mendengar Suara Siswa: Representasi Pengurus OSIS
Hal yang menarik sekaligus menjadi nilai tambah dalam review kurikulum tahun ini adalah dilibatkannya representasi suara dari para siswa. Pihak sekolah mengundang perwakilan pengurus OSIS dan perwakilan kelas untuk memberikan masukan dari sudut pandang pembelajar, yaitu:
Adiktiya Wahya Jatmika Sari (Kelas VIII B) selaku Ketua OSIS.
Rahmatullah Hanif (Kelas VIII C).
Syifa (Kelas VIII B).
Aini Nur (Kelas VIII D).
Keterlibatan aktif para siswa ini memastikan bahwa kurikulum yang dirancang tidak hanya kokoh secara administratif, tetapi juga akomodatif terhadap aspirasi, kenyamanan, serta kebermaknaan proses belajar bagi anak didik.
Susunan Acara dan Jalannya Kegiatan
Kegiatan ditata dengan rukun dan khidmat melalui serangkaian susunan acara sebagai berikut:
Pembukaan: Mengawali kegiatan dengan doa bersama demi kelancaran acara.
Menyanyikan Lagu Indonesia Raya: Membakar semangat nasionalisme seluruh peserta rapat.
Pembacaan Doa: Memohon berkah agar draf kurikulum yang disusun membawa kemaslahatan.
Sambutan Kepala Sekolah: Disampaikan oleh Ibu Supriyatmi, S.Pd. selaku Kepala SMP N 3 Imogiri, yang menekankan pentingnya sinergi elemen sekolah dan masyarakat.
Paparan dan Review Kurikulum: Disampaikan secara komprehensif oleh Ibu Ririt Setyani, S.Pd.
Diskusi dan Penyempurnaan Kurikulum: Sesi interaktif dari seluruh tamu undangan untuk memberikan masukan konstruktif.
Penutup: Mengakhiri seluruh rangkaian agenda review kurikulum secara resmi.
FOKUS UTAMA: Internalisasi Visi "MIGUNANI" dan Nilai Inti Sekolah
Berdasarkan dokumen kurikulum terbaru yang dipaparkan (WhatsApp Image 2026-06-08 at 17.15.21.jpeg), fokus utama dari kurikulum tahun ajaran 2026/2027 ini adalah perwujudan visi "MIGUNANI" (Mituhu, Guyub, Nalar, Mumpuni) dengan semboyan utama Wiku Mukti Gapura Adi.
Kurikulum baru ini dirancang secara sistematis untuk melahirkan generasi yang bertakwa, berilmu, berkarya, dan memberikan manfaat nyata bagi sesama, dengan berlandaskan pada 4 pilar utama:
MITUHU (MI): Menanamkan ketaatan pada nilai kebaikan, beriman, berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab.
GUYUB (GU): Menumbuhkan semangat rukun, kolaboratif, komunikatif, peduli sesama, dan menghargai keberagaman.
NALAR (NA): Mengembangkan cara berpikir kritis, reflektif, analitis, kreatif, dan adaptif dalam memecahkan masalah.
MUMPUNI (NI): Membentuk pribadi yang kompeten, mandiri, produktif, kreatif, serta mampu menghasilkan karya yang bermakna.
Seluruh elemen tersebut diikat oleh nilai inti (core value) sekolah yang luhur, yaitu: "Migunani Tumraping Liyan"—bahwa sebaik-baik ilmu adalah yang memberi manfaat dan sebaik-baik prestasi adalah yang menghadirkan kemaslahatan bagi lingkungan sekitar.
Hasil Diskusi dan Poin-Poin Penyempurnaan Kurikulum
Pada sesi diskusi, forum menyepakati beberapa usulan penting dan gagasan inovatif baru untuk dimasukkan ke dalam draf kurikulum dan program kerja sekolah ke depan, antara lain:
Evaluasi Hasil Lulusan: Pemetaan secara berkelanjutan terkait kualitas dan arah lulusan SMP N 3 Imogiri agar siap bersaing di jenjang pendidikan selanjutnya.
Kerukunan dan Persatuan Warga Sekolah: Penguatan program-program intra maupun ekstrakurikuler yang menjamin terciptanya lingkungan sekolah yang aman, inklusif, rukun, dan harmonis bagi seluruh siswa, guru, dan karyawan.
Batik Khas Bermotif Corak Lombok: Pemaparan mengenai pakaian identitas sekolah berupa seragam batik khas, yang coraknya diadopsi langsung dari kearifan lokal Selopamioro yang terkenal dengan komoditas pertanian lombok (cabai). Hal ini menjadi langkah nyata penanaman rasa cinta budaya lokal pada diri siswa.
Inisiasi Pembuatan Mars SMP N 3 Imogiri: Pengusulan pembuatan lagu Mars resmi sekolah sebagai sarana penumbuh identitas, kebanggaan, pembentukan karakter, sekaligus wadah kreativitas seni warga sekolah.
Selain poin-poin di atas, forum juga menggodok beberapa usulan teknis lainnya yang mendukung perbaikan layanan akademis sekolah. Untuk mewujudkan rancangan ini, metode pembelajaran di kelas akan didukung oleh 4 Prinsip Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), yaitu: Mindful (Berkesadaran), Meaningful (Bermakna), Joyful (Menggembirakan), dan Impactful (Berdampak) guna menyasar target 8 Profil Lulusan sekolah.
"Review kurikulum ini merupakan langkah fondasional sekolah sebelum melangkah di tahun ajaran 2026/2027. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai MIGUNANI, program identitas lokal seperti batik corak lombok, inisiasi lagu Mars, dan metode pembelajaran mendalam, kami optimis visi mulia sekolah untuk melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berbudaya dapat terwujud secara nyata."
Melalui review kurikulum yang inklusif ini, draf akademis SMP N 3 Imogiri untuk tahun ajaran 2026/2027 telah mendapat banyak catatan penyempurnaan yang berharga. Seluruh masukan akan segera difinalisasi agar siap diterapkan sepenuhnya saat hari pertama masuk sekolah nanti.